Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi

Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi

Selain jamur dan lumut, musuh kamar mandi yang sering menjadikan tampilannya terlihat kotor dan menjijikan yaitu kerak. Bila lumut dan jamur bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan cairan khusus yang bisa dibeli di toko bahan bangunan atau kimia, namun untuk kerak hingga sekarang belum ada bahan yang bisa difungsikan untuk menghilangkan kotoran ini secara total dan efisien.

Meski ada beberapa iklan yang muncul di televisi atau media lain yang menyatakan jika produk mereka bisa membersihkan keras dengan maksimal, namun kenyataannya produk tersebut tetap tidak bisa bekerja dengan baik. Apalagi kerak serta kotoran lain yang sudah terlanjur menempel dalam waktu yang cukup lama, akan semakin sulit untuk dibersihkan apalagi dihilangkan.

Jika ini dibiarkan terus menerus tentu akan membuat penghuni merasa tidak nyaman. Terlebih bila ada tamu atau pengunjung yang datang kemudian ingin menggunakan toilet tersebut untuk buang air besar atau kecil. Tentu hal ini akan sangat memalukan sebab penghuni akan disangka sebagai orang yang malas serta tidak peduli dengan kebersihan dan kesehatan.

Jika ingin menghilangkan kerak di kamar mandi yang membandel dan sulit untuk dihilangkan sebenarnya ada cara yang lebih mudah dan irit. Hanya saja bagi sementara orang mungkin sistem ini dirasa kurang praktis. Tapi daripada kamar mandi dibiarkan dalam kondisi yang kotor, tentu tidak ada salahnya jika metode ini dicoba untuk diaplikasikan.

Kerak yang muncul di dinding dan lantai kamar mandi biasanya terjadi karena ada sabun yang secara tidak sengaja tertempel pada dinding dan tidak diketahui hingga kering. Lama kelamaan sisa sabun yang berbentuk busa ini akan jadi noda yang sulit dihilangkan. Untuk mengatasinya, gunakan batu apung yang dicelupkan pada air sabun cuci lalu digosokan pada kotoran atau kerak lalu dibilas memakai air bersih.

Selain batu apung, kaporit yang biasanya dipakai untuk membersihkan kotaran pada pakaian dan baju juga bisa digunakan dengan tujuan yang sama. Adapun caranya adalah, pertama taburkan kaporit yang berbentuk bubuk di lantai dan dinding kamar mandi secara merata lalu didiamkan selama kurang lebih tigapuluh menit hingga satu jam.

Bila kaporit tersebut sudah memunculkan buih atau busa, siram dengan air kemudian digosok dengan sabun detergen yang dimasukan air menggunakan sikat. Setelah kotoran yang menempel bisa terlepas, bersihkan lagi dengan air yang disiramkan di tempat tersebut.

Meski punya tampilan yang menarik jika dipakai untuk membuat dinding atau lantai kamar mandi namun keramik sering memunculkan masalah yaitu berupa noda yang warnanya kuning. Untuk menghilangkan warna kuning tersebut, buatlah larutan dari garam dapur dan terpentin lalu dicampur menjadi satu.

Setelah diaduk merata, larutan ini bisa dipakai untuk menghilangkan noda kuning dengan cara digosok-gosokan menggunakan sikat. Setelah itu dibilas dengan air biasa. Ulangi beberapa kali jika masih ada noda kuning yang terlihat.

Selain itu masih ada lagi asam nitrat yang sering digunakan untuk membuat kue atau makanan. Sebelum dipakai untuk membersihkan basahi lebih dulu bagian yang kotor dengan air biasa lalu sebarkan asam nitrat tersebut dan tunggi sekitar satu jam. Lalu bagian yang kotor ini disiram lagi dan dikeringkan dengan kain lap. Meski terlihat praktis, namun pemakaian asam nitrat ini hanya bisa diaplikasikan pada noda yang belum lama menempel.

Untuk noda yang sudah terlanjur lama dan membandel, bisa memakai jeruk nipis yang diperas dan diambil airnya kemudian dicampur dengan tawas. Setelah itu oleskan adonan ini pada bagian yang kotor dan biarkan hingga mengering. Setelah itu basahi lagi dengan bahan yang sama tapi tidak usah diberi tawas lagi.

Langkah berikutnya tinggal dibersihkan dengan sikat lalu dibilas dengan sabun yang dicampur dengan air panas. Kotoran yang sudah menempel bertahun-tahun bisa hilang meski prosesnya agak lama.

Sumber gambar : http://www.uproxx.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Pagar Kayu Membuat dan Mendesain Kubah/Tower 
  Mengapa Desain Arsitek Kebanyakan “Biasa-Biasa” Saja? Arti Container Garden dan Cara Membuatnya 
 Trik Membuat Taman di dalam Ruang Membangun Rumah di Lahan Gembur atau Bekas Sawah 
 Konsep Green Architecture / Arsitektur Hijau Secara Umum Gedung Kuning Khas Riau 
 Tampilan Fasad Rumah yang Unik Pengertian Housekeeping Dalam Pekerjaan Konstruksi Bangunan 
 Tempat Tidur di Ruang Terbuka Bernuansa Bali Keuntungan dan Tips Menggunakan Rotan Untuk Membuat Dinding 
 Gazebo Bali di Atas Kolam Interior Perpustakaan Paling Ternama 
 Lowongan Kerja / Dicari: Sekretaris Junior Untuk Kantor Arsitek dan Kontraktor Teknik Aplikasi Warna Biru Untuk Ruang 
 Tips Bagaimana Menciptakan Kesan Alami di Apartemen Cara Mendesain Rumah Sehat Tanpa Nyamuk 
 Villa Mewah di Seminyak Bali Mengenal Struktur Konstruksi Rumah Kudus 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker