Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Air Mancur Taman

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Air Mancur Taman

Air mancur adalah media yang sangat bagus untuk mempercantik tampilan taman. Dan bukan itu saja, suara gemericik yang muncul dari air yang sedang memuncrat lalu jatuh ke kolam juga bisa memunculkan suasana nyaman dan tentram sehingga penghuni rumah akan semakin betah untuk tinggal di tempat tinggalnya.

Ada beberapa jenis air mancur yang bisa diaplikasikan di taman rumah. Tapi meski punya sistem atau konsep yang berbeda-beda, ketika membuat air mancur taman ada beberapa unsur yang harus mendapat perhatian. Tujuannya adalah selain bisa memunculkan kesan yang lebih indah, air mancur tersebut juga bisa berfungsi secara maksimal serta tidak menimbulkan kerugian.

Misalnya saja untuk bahan atau material yang digunakan untuk membuatnya. Ada beberapa jenis material yang bisa dipilih, seperti beton, batu granit atau marmer, batu alam dan lainnya. Namun ada pula yang tertarik menggunakan keramik, fiberglass bahkan logam. Penggunaan material ini bisa disesuaikan dengan dana yang tersedia dan selera yang diinginkan. Tapi yang pasti adalah, semua bahan tersebut punya kelebihan atau kekurangan.

Fiberglass punya sifat yang sangat ringan namun mudah rusak dibanding dengan batu apalagi beton. Sedangan logam, lebih bagus untuk membuat air mancur dalam ruang karena jika berada di luar ruang mudah keropos. Dan sebaiknya ketika memilih bahan, sebaiknya mengutamakan kualitas maupun penampilannya. Meski agak mahal, namun jika hasilnya lebih bagus tentu akan mendatangkan hasil yang lebih memuaskan.

Kemudian untuk menentukan ukuran, sebaiknya juga disesuaikan dengan luas taman yang ada. Jika ukuran taman tidak terlalu besar, bisa membuat air mancur dengan sistem yang menempel pada dinding. Air mancur ini tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas.

Sedangkan untuk taman yang agar besar namun tidak terlalu luas, bisa membuat air mancur biasa tapi sebaiknya diletakan di bagian pinggir atau pojok. Untuk taman yang lebih besar lagi, dapat membuat air mancur yang diletakan di bagian tengah. Sehingga pandangan air mancur ini nantinya bisa dilihat dari segala arah.

Untuk gaya atau konsep desainnya, ada beberapa model yang dapat diaplikasikan. Mulai yang etnik atau tradisional hingga yang modern. Yang pasti adalah, pemilihan model ini harus sesuai dengan desain taman serta bangunan rumah di mana air mancur tersebut dibuat.

Pemilihan lokasi juga punya peran yang sangat besar untuk menjadikan air mancur dan taman bisa terlihat lebih indah dan sempurna. Dan yang pasti, pemilihan lokasi ini juga harus melihat sisi keamanannya juga. Jika punya anak kecil, taman tersebut harus bisa dilihat dari dalam rumah agar bisa melakukan pengawasan jika mereka bermain di tempat itu.

Selain lokasi, sistem keamanan juga harus memperhatikan sistem kelistrikan yang digunakan untuk menghidupkan air mancur. Sebab kabel untuk air mancur biasanya ditanam dalam tanah. Sedapat mungkin jangan memakai kabel sambungan karena resiko terjadinya konstleting lebih tinggi. Dan sebelum ditanam, kabel harus dimasukan lebih dulu dalam pipa paralon dan ukuran kedalaman peletakan kabel tidak boleh terlalu rendah.

Yang terakhir adalah sistem perawatannya. Kolam yang terbuat dari beton tidak membutuhkan perawatan khusus. Sebab beton yang terkena serangan lumut justru akan membuat tampilannya terlihat lebih menarik dan alami. Namun harus diperhatikan agar lumut tersebut tidak membuat permukaannya menjadi licin sehingga membuat orang mudah terpeleset ketika lewat.

Sedangkan air mancur yang terbuat dari logam, jamur akan menjadi musuh utama. Jadi harus sering dibersihkan dan digosok dengan cairan anti jamur. Dan sebaiknya kolam yang berfungsi sebagai tempat buangan air diberi ikan hias sehinga tidak ada nyamuk yang berkembang biak di tempat itu.

Sumber gambar : http://www.betterhomeandgarden.org

 

 
Artikel Lainnya :
 Kolam Parit Elegan Menyambut Tamu Membangun Rumah Dengan Jasa Kontraktor 
 Jenis Batu Koral dan Cara Memasangnya Teknik Menyatukan Tampilan Kolam dan Rumah di Bali  
 Membuat Kolam Tanpa Tepi Cara Membuat Dinding dari Tempurung Kelapa 
 Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor Membuat Taman Mini di Celah-celah Susunan Paving Blok 
 Perbedaan Interior Kantor Yahoo dan Google Rumah Panggung yang Modern dan Unik 
 Fungsi dan Cara Membuat Maket Bangunan Fungsi dan Cara Memilih Vanities 
 Terlalu Banyak Arsitek, Pilih Yang Mana Ya? Tips dan Keuntungan Menggunakan Keramik Komposit 
 Rumah Bergaya Victorian Serba-serbi dan Fungsi Daybed 
 Membuat Taman Rumah Kaca Aneka Jenis Sistem Buka Tutup Pintu Pagar 
 Arti Garis Sempadan Bangunan dan Fungsinya Menggunakan Talang Untuk Mempercantik Tampilan Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker