Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menggunakan Tirai Untuk Penyekat Ruang

Menggunakan Tirai Untuk Penyekat Ruang

Selama ini tirai banyak digunakan untuk membuat korden pintu, kamar mandi dan jendela. Tapi sebenarnya tirai juga bisa difungsikan sebagai element penyekat ruang atau partisi. Dibanding dengan bahan yang lain, tirai yang dipakai untuk membuat partisi punya beberapa kelebihan.

Yang jelas yaitu biaya yang harus dikeluarkan jatuhnya lebih hemat dan irit karena bisa memakai kain korden biasa saja, tidak kain khusus. Dan yang pasti adalah, tirai tersebut bisa dibuat dalam beberapa desain sekaligus. Jika tidak dipakai, tirai yang satu bisa disimpan kemudian dipasang lagi untuk memunculkan suasana baru sehingga tampilan ruang tidak membosankan.

Bandingkan jika memakai tirai dari kayu apalagi berupa dinding penyekat biasa. Jika timbul rasa bosan dan ingin menggantinya, tentu hal ini tidak dapat dilakukan begitu saja seperti tirai yang cukup dengan melepas kemudian memasang dengan tirai yang lain atau yang baru.

Selain itu penyekat ruang dari tirai juga tidak bisa menjadikan ruang terlihat lebih sempit. Sebab tirai tersebut bisa dibuka dengan mudah, tidak berbeda dengan kain korden biasa. Baru saat akan dipakai untuk melakukan kegiatan yang bersifat lebih privacy tirai bisa ditutup. Jadi untuk ruang yang ukuran luasnya kecil atau tidak begitu luas, pemakaian tirai untuk penyekat ruang ini sangat cocok diaplikasikan.

Agar tampilan tirai untuk penyekat ruang ini dapat menarik serta mampu menjalankan fungsi yang lain yaitu untuk mempercantik tampilan ruang sebaiknya kain yang dipakai untuk membuat element ini disamakan atau diseragamkan dengan kain korden yang dipasang di jendela maupun pintu. Dan karena punya ukuran yang lebih besar maka tirai secara otomatis juga menjadi fokus pandangan utama. Jadi pola desain dan pemilihan warnanya harus dibuat seserasi mungkin.

Tapi yang sering menjadi masalah adalah, karena punya ukuran yang lebih besar, tentu alat atau media untuk pemasangannya juga harus kuat. Namun bila ingin memakai kain yang tidak terlalu berat, bisa memakai kain jenis yang lain namun tetap punya desain dan tampilan yang sama atau minimal selaras. Jenis kain yang ringan misalnya terbuat dari bahan nilon. Selain tidak berat kain ini juga lebih mudah dibersihkan dan dicuci.

Akan lebih bagus lagi meski punya ukuran yang besar namun kain untuk tirai tersebut tidak berupa sambungan. Saat ini sudah banyak dijual kain ukuran besar dalam bentuk yang utuh dan khusus untuk membuat tirai. Ukurannya ada yang mencapai tiga meter.

Jika ukuran ruang dalam rumah terlalu kecil, sebaiknya memilih kain tirai yang transparan saja. Hal ini akan membuat ruang tidak terlihat semakin sempit. Tapi tentu saja hal ini menimbulkan efek berupa sistem perlindungan privacitas jadi berkurang. Jadi tirai tersebut hanya punya fungsi sebagai pembatas ruang sekaligus untuk memperindah tampilannya saja. Apabila mau dipasang di ruang tamu, maka hal ini harus dipikirkan agar pengunjung yang datang tidak merasa sungkan.

Dan yang tidak kalah penting adalah, tirai tidak bisa meredam suara. Meski kain yang digunakan lebih tebal, namun suara yang berasal dari satu ruang tetap bisa terdengar dengan jelas dari ruang yang ada di sebelahnya. Hal ini harus dicermati agar penghuni dapat mengatur volume suaranya sehingga tidak terdengar atau tidak mengganggu orang lain yang ada di ruang lain.

Sistem buka tutup tirai untuk penyekat ruang ada dua macam. Yang pertama adalah tirai dibagi menjadi dua bagian kiri kanan dan sistem buka tutupnya berada di tengah. Kemudian yang kedua hanya terdiri dari satu bagian saja dan sistem buka tutup ada di pinggir. Apabila ukurannya besar lebih bagus menggunakan sistem yang pertama. Tapi hal ini juga harus bisa disesuaikan dengan konsep penataan ruang.

Sumber gambar : http://www.theevalue.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Membuat Green Wall Sendiri Untuk Rumah Pencahyaan pada Meja Makan Beralaskan Batu Alam 
 Investasi di Bali, Membeli Tanah atau Mengontrak Tanah? Keuntungan dan Cara Membuat Plafon dari Potongan Kayu 
 Menghindari Kebocoran Pada Plafon Gypsum Masalah yang Sering Muncul Pada Atap dan Cara Mengatasinya 
  Manfaatkan Perkembangan Teknologi Bahan Untuk Rumah Terbaik Anda Villa Mewah di Seminyak Bali 
 Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jasa Broker Dalam Jual Beli Rumah Memilih dan Memasang Lis Profil Kayu 
 Desain Interior Gaya Shabby Chic Bantalan Udara dan Fungsinya 
 Cara Membuat Shower Unik di Kolam Renang Lowongan Kerja / Dicari: Sekretaris Junior Untuk Kantor Arsitek dan Kontraktor 
 Menggunakan Furniture Multifungsi untuk Efisiensi Ruangan Tips untuk Mengantisipasi Banjir di Rumah Rawan Banjir 
 Ide Menarik Membuat Kios Warung dari Bambu Menggunakan Mobil dan Motor Untuk Mempercantik Tampilan Ruang 
 Desain Gapura Indah di Ponorogo Menjadi Kontraktor yang Ramah Lingkungan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker