Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Memilih Tanaman Untuk Pagar Hidup

Memilih Tanaman Untuk Pagar Hidup

Pagar hidup yaitu pagar yang memakai tanaman sebagai element utamanya. Meski pagar hidup bisa dipadu dengan bahan lain seperti logam besi, kayu dan sebagainya, tapi tetap saja tanaman yang menjadi fokus pandangan utama.

Kelebihan dari taman pagar adalah bisa mengurangi polusi udara sehingga suasana di komplek rumah tetap terasa bersih, sejuk dan segar. Selain itu pagar hidup juga dapat membuat tampilan bangunan rumah terlihat lebih asri dan alami dan bisa menyatu dengan alam. Pagar hidup juga tidak membuat suasana rumah menjadi cepat membosankan sehingga penghuni juga bisa merasa lebih nyaman.

Namun tidak berbeda dengan yang digunakan untuk membuat taman, memilih tanaman untuk pagar hidup juga tidak boleh sembarangan. Sebab tidak semua jenis pohon atau tanaman hias bisa dipakai untuk membuat pagar hidup. Hanya tanaman jenis tertentu saja yang bisa dipakai untuk membuat pagar hidup.

Tanaman yang berbatang tunggal misalnya. Contoh jenis tanaman ini adalah bambu atau palem. Khusus untuk bambu jenis yang bisa digunakan untuk membuat pagar antara lain adalah bambu kuning, bambu Jepang dan sebagainya. Bambu kuning ini punya tampilan yang menarik namun ukuran batangnya tidak terlalu besar dan tinggi. Selain itu daunnya juga rimbun. Jadi apabila digunakan untuk membuat pagar sangat cocok.

Sedangkan palem ada beberapa jenis dan ukuran. Jika ukurannya kecil tanaman ini bisa diletakan secara berjajar dan membentuk pagar. Tapi jika ukurannya besar, jumlah yang dipakai beberapa saja kemudian dikombinasi dengan tanaman dari jenis yang lain.

Untuk tanaman yang batangnya bercabang, sebaiknya memilih yang jumlah batangnya banyak namun kecil dan punya daun yang kecil juga serta lebat. Jadi ukuran ketinggian dan arah tumbuh tanaman ini bisa diatur dengan mudah sesuai dengan kebutuhan atau ukuran tinggi pagar yang dikehendaki.

Bunga melati adalah salah satu contoh dari jenis tanaman ini yang sangat baik dijadikan sebagai pagar. Tapi agar tanaman ini bisa berdiri dengan tegak sebaiknya diberi element tambahan yaitu pagar besi atau kayu. Tanaman ini akan terlihat semakin indah ketika bunganya sudah banyak kemudian saling bermekaran. Aroma wangi yang muncul menghadirkan sensasi tersendiri.

Selain itu masih ada bunga lain yaitu mawar. Konsep aplikasinya juga tidak berbeda jauh dengan bunga melati. Pohon pakis juga bisa dijadikan sebagai pagar hidup dan jenis yang paling populer adalah pakis boston. Biasanya pakis boston ini dikobinasi dengan pagar beton lalu diletakan di bagian atasnya. Namun ada pula yang memilih pakis jenis lain yang ditaman langsung di dalam tanah.

Kemuning juga merupakan tanaman berdaun lebat yang bisa dijadikan sebagai pagar. Berbeda dengan melati dan mawar, tanaman ini tidak membutuhkan media lain untuk menegakkan arah tumbuhnya. Jadi tinggal diletakan secara berjejer. Tanaman ini juga sangat bagus digunakan di lokasi yang terus menerus kena sinar matahari.

Jenis lain yang bisa dijadikan sebagai pagar hidup adalah tanaman merambat. Pada umumnya tanaman ini menggunakan media dinding tembok kemudian tanaman ini ditanam dalam tanah dan akan tumbuh merambat serta menempel dan menyatu pada tembok tersebut.

Dilihat dari sisi keamanan, tanaman rambat ini punya fungsi yang paling maksimal. Sebab sistem pengamanannya tidak berasal dari tanaman namun dari dinding tembok itu sendiri. Jadi fungsi dari tanaman rambat ini adalah untuk menghadirkan kesan yang lebih hijau dan segar sehingga tidak terlihat kaku seperti pagar dinding yang lain.

Jika pagar dinding ini punya ukuran yang tinggi dan menjulang, penggunan tanaman rambat bisa mengurangi kesan angkuh yang muncul pada pagar tersebut. Sebab biasanya pagar dinding tidak diberi ornament atau hiasan untuk mempercantik tampilannya.

Sumber gambar : http://www.hipchickdigs.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Becak dan Rangkaian Bunga Untuk Memperindah Tampilan Ruang Mengenal Karakteristik Rumah Sehat 
 Pesona Gereja Blenduk di Semarang Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya 
 Tempat Tidur di Ruang Terbuka Bernuansa Bali Rumah Panggung Alami di Ubud Bali 
 Menghadirkan Nuansa Biru Laut pada Rumah Mengamati Arah Perkembangan Gaya Arsitektur Rumah Indonesia di Tahun 2012 
 Beberapa Penyebab Kerusakan Bangunan dan Cara Mengatasinya Taman di Bali yang Menggunakan Pohon Kelapa sebagai Point of View 
 Rumah Kotak yang Saling Menyambung Tips dan Keuntungan Menggunakan Keramik Komposit 
 Interior Kapal Pesiar Termasyur Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi 
 Tips Memadukan bambu dan Batu Alam untuk Membuat Taman Desain Unik Meningkatkan Value Investasi Rumah Anda 
 Gedung Modern Paling Unik Desain Atap Unik Dari Toraja 
 Desain Pagar Rumah Mencerminkan Sifat Pemilik Rumah Jenis Struktur Basement 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker