Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Jenis-jenis Pelindung Batu Alam

Jenis-jenis Pelindung Batu Alam

Selain kayu, material bangunan lain yang bisa dipakai sebagai media untuk memunculkan kesan alami dan natural adalah batu alam. Bahan ini dapat diaplikasi untuk membuat dinding baik yang yang berada di dalam atau luar ruang, pagar lantai, dan sebagainya. Dan bukan hanya bangunan rumah bergaya etnik dan tradisional saja yang dapat menerapkannya. Gaya arsitektur lain seperti klasik, modern atau minimalis dan lainnya juga bisa memanfaatkannya.

Di Indonesia, jenis-jenis batu alam yang tersedia cukup banyak. Misalnya batu andesit, candi, pasir, marmer dan lain sebagainya. Masing-masing punya ciri khas yang berbeda sehingga teknik aplikasinya juga tidak sama. Namun yang jelas beberapa jenis batu ini mampu memberi nuansa yang lebih istimewa yaitu alami namun tetap mewah dan elegan.

Sama dengan kayu, meski punya kualitas yang lebih kuat namun batu juga punya satu kelemahan utama. Kayu mudah lapuk atau keropos karena mendapat serangan dari binatang rayap dan bisa berjamur. Sedangkan batu alam, masalah yang paling sering muncul adalah selain berjamur juga bisa berlumut terutama. Problem ini sering muncul terutama ketika sedang musim penghujan dan dingin atau berada di tempat yang suhu udaranya terlalu lembab.

Namun untungnya saat ini sudah tersedia beberapa produk atau jenis pelindung batu alam yang bisa dipakai untuk mengatasi masalah ini. secara garis besar, pelindung atau sistem pelapisan ini terdiri dari dua macam yaitu clear coating dan water relellent.

Jika menggunakan clear cloating, selain membuat batu terbebas dari serangan jamur dan lumut, juga bisa menjadikan tampilannya terlihat makin indah dan bersih. Selain itu guratan atau tekstur batu tersebut bisa terlihat lebih jelas. Jika ingin batu alam tersebut nampak basah,hal ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan sistem pelapisan ini.

Sedangkan lapisan batu jenis invisible water repellent bisa menjadikan batu punya sifat anti air dan membuat tampilannya terlihat makin alami. Tapi sistemnya bukan berupa lapisan melainkan masuk ke dalam pori-pori.

Selain itu masih adalah lagi pelindung batu alam yang punya bisa menghasilkan tampilan lebih spesifik lagi. Misalnya coating gloss yang mampu membuat batu terlihat lebih licin dan berkilat sekaligus warna dan teksturnya tampak lebih kuat. Sehingga tampilan batu ini akan seperti habis diberi lapisan pelitur pada kayu.

Kemudian ada lagi coating doff. Lapisan ini bisa membuat batu punya karakter yang lebih kuat namun tampilannya tetap alami. Dan lapisan ini tidak membuat batu menjadi mengkilat seperti jenis coating gloss.

Sedangkan coating art punya tampilan yang lebih spesifik lagi. Selain bisa menjadikan lumut dan jamur tidak tumbuh di tempat itu, coating art juga bisa merubah tampilan asli dari batu alam itu sesuai dengan selera atau keinginan yang dikehendaki. Jika tertarik untuk melakukan eksperimen dan percobaan untuk menghasilkan tampilan yang berbeda, perlindungan batu yang satu ini bisa digunakan.

Di luar jenis-jenis pelindung batu alam yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa jenis pelindung lain yang hanya bisa digunakan untuk memberi perlindungan untuk batu jenis tertentu saja. Misalnya ada coating atau lapisan khusus untuk batu andesit, batu paras, batu candi dan lain sebagainya.

Lalu ada lagi lapisan yang bisa membuat batu tampak makin menghitam. Tujuannya yaitu untuk memunculkan nuansa yang lebih gelap dan natural. Kemudian ada lapisan lain yang menjadikan batu terlihat lebih tua umurnya sehingga nampak antik dan kuno. Lapisan ini biasanya dipakai untuk memberi coating batu alam yang diukir dan dijadikan hiasan relief kemudian dipasang di dinding baik interior maupun eksterior.

Sumber gambar : http://www.asia.ru

 

 
Artikel Lainnya :
 Rumah Antik yang Cantik Seni Mosaik Untuk Taman 
 Cara Memilih Jenis Asuransi untuk Melindungi Aset Rumah Anda Peran Arsitek Dalam Estetika Bangunan 
 Paduan Modern dan Tradisional Pada Bangunan Rumah Keuntungan dan Tips Menggunakan Rotan Untuk Membuat Dinding 
 Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai 
 Management Penggunaan Alat Berat Bangunan Kelebihan Perabot Microfiber dan Teknik Perawatannya 
 Peristiwa Alam yang Sering Memunculkan Masalah Pada Proyek Bangunan Membuat Kamar Mandi di Depan Rumah 
 Aplikasi Kaca Pada Bangunan Kemana Tujuan Investasi Properti Tanah Setelah Bali? Lombok, Labuan Bajo, Raja Ampat? 
 Penggunaan Kayu Pada Rumah Modern Agen Properti Indonesia - Ajakan Kerja Sama  
 Menggunakan Teras Secara Maksimal Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan 
 Perbedaan Aplikasi Warna Rumah Minimalis dan Mediterania Ide Menarik Membuat Hiasan Lampu Gantung dari Tali 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker