Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Gudang Atau Tempat Penyimpanan Barang

Membuat Gudang Atau Tempat Penyimpanan Barang

Gudang adalah tempat untuk menyimpan barang yang sudah tidak terpakai dan jarang digunakan lagi dalam rumah. Meski bukan sebagai ruang untuk menampilkan suatu keindahan, tapi dalam pembuatannya juga harus memperhatikan beberapa hal karena sedikit banyak gudang juga punya pengaruh yang cukup besar terhadap tingkat kenyamanan penghuni rumah.

Hal utama yang harus diperhatikan jika membuat gudang atau tempat penyimpanan barang adalah tempat atau lokasinya. Meski bukan merupakan hal yang mutlak, tapi sebaiknya gudang dibuat di belakang rumah. Namun Jika tidak memungkinkan dan posisinya ada di bagian depan, sebaiknya pintunya tetap ada di belakang.

Pintu gudang yang ada di depan bisa membuat nilai keindahan tampilan muka rumah jadi kurang sempurna. Kecuali jika pintu itu dibuat dengan desain yang selaras dengan pintu utama yang ada di bagian depan. Namun hal ini tentu saja akan menimbulkan terjadinya pemborosan biaya.

Selain di belakang rumah, gudang juga bisa dibuat di bawah atap. Hal ini sangat memungkinkan jika atap tersebut dilengkapi dengan plafon yang dibuat dari papan kayu maupun bahan lain yang daya bebannya lebih kuat. Namun gudang yang ada di atas plafon ini biasanya ukurannya tidak bisa luas dan barang yang bisa disimpan hanya yang berukuran kecil saja. Selain itu apabila akan mengambilnya lagi, bisa menjadi pekerjaan yang tidak praktis.

Tempat lain yang bisa digunakan untuk membuat gudang adalah bawah tanah. Biaya yang harus dikeluarkan memang lebih mahal karena harus melakukan pengerukan lebih dulu dan lantai yang ada di atasnya harus diberi dak beton yang kuat. Bagian dinding pada umumnya menyatu dengan pondasi rumah. Hal ini juga membutuhkan teknik tersendiri.

Selain tempat, masalah lain yang juga menjadi perhatian serius adalah jenis barang atau benda yang akan disimpan di tempat itu. Sebab setiap barang yang berlainan harus mendapat perlakuan yang berbeda-beda pula. Misalnya menyimpan barang yang punya kandungan kimia seperti cat minyak, oli dan sebagainya. Barang seperti ini harus dapat sistem sirkulasi yang baik agar ruang gudang tidak panas. Jika suhu ruang terlalu panas akan menimbulkan bahaya kebakaran.

Namun jika barang yang disimpan berupa kayu sepeti kursi atau meja bekas, ruang gudang tidak boleh terlalu lembab karena bisa menimbulkan jamur atau virus lain yang dapat menjadi sumber penyakit. Demikian pula jika gudang difungsikan untuk menyimpan pakaian bekas, sepatu dan sebagainya, apabila tidak disimpan dalam lemari khusus bisa menjadi sarang tikus dan serangga serta debu dan kotoran lain mudah menempel.

Material yang digunakan untuk membuat gudang sebaiknya yang sederhana saja sebab gudang bukan merupakan untuk berkumpul atau kegiatan lain yang sejenis. Yang paling penting adalah material tersebut bisa kuat dan tahan lama serta mudah perawatannya. Jika mau diberi lemari dan perabot lain, cukup dibuat dari bahan kayu tebal tanpa pewarnaan kecuali lapisan anti jamur dan rayap. Untuk menyimpan benda lain yang dimasukan dalam kardus, cukup memaka rak dari besi anti karat.

Kemudian untuk desainnya, tidak perlu dibuat yang rumit karena hanya akan menambah biaya dan pemborosan saja. Yang penting adalah gudang tersebut mudah dibersihkan. Selain itu sistem sirkulasi udara dan pencahayaannya terutama pencahayaan alami harus bisa berjalan dengan baik dan normal.

Selain itu gudang sebaiknya hanya terdiri dari satu ruang saja dan tidak perlu dibagi-bagi dengan sekat atau yang lainnya. Tujuannya adalah agar penggunaan ruangnya bisa lebih efektif sekaligus efisien. Jadi barang yang bisa ditampung di ruang ini bisa makin banyak dan kondisinya selalu dalam keadaan yang rapi. Ketika ingin mencari suatu barang juga lebih mudah ditemukan.

Sumber gambar : http://www.givingcityaustin.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Condotel, Pilihan Investasi Terkini Yang Kian Merebak di Bali Desain Arsitektur yang Baik Harus ada “WOW..!!” faktornya.. 
 Tanggung Jawab Dalam Masa Perawatan Proyek Jenis Pencahayaan Ruang Interior 
 Mengenal Jenis-jenis Jendela Memilih Tukang Untuk Renovasi Rumah 
 Desain Interior Ruang Istana Maimun Mengecat Batu Bata 
 Perbedaan Desain Atap Gaya Mediterania, Tropis dan Minimalis Gaya Desain Arsitektur Hotel dan Resort di Bali Menjadi Acuan Dunia 
 Tips Membangun Rumah Kost Murah Ide Menarik Membuat Kursi Sofa dari Bathub Bekas 
 Arti dan Fungsi Penting Void Penggunaan Atap Lengkung pada Bangunan Rumah 
  Jadikan Rumah Anda Spesial, Bukan Rumah Kebanyakan ! Menggunakan Furniture Bekas Pakai 
 Aneka Jenis Ornament Ukiran Rumah Banjar Tips Menata Pencahayaan Buatan untuk Rumah Tinggal 
 Trend Condotel dan Apartment di Bali Rumah Atlet Terkenal Sedunia 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker