Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Memilih Kunci Jenis Gembok

Memilih Kunci Jenis Gembok

Salah satu alat pengaman rumah terutama untuk bagian pagar yang bisa diandalkan adalah kunci gembok. Hingga dulu sampai saat ini, kunci gembok masih menjadi pilihan yang pertama untuk menciptakan sistem keamanan rumah terutama pada bagian pagar. Untuk pintunya sendiri sudah banyak yang menggunakan sistem penguncian yang lain.

Pagar adalah element rumah yang ada di bagian paling depan. Jika ada orang yang ingin masuk apalagi dengan tujuan tidak baik harus selalu melewati bagian ini. Oleh karena itu agar peristiwa terjadinya tindak kejahatan bisa diminimalkan bahkan dihilangkan sama sekali, sebaiknya kunci gembok dipilih yang kualitasnya benar-benar baik agar tidak mudah dibongkar secara paksa.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika mau membeli dan memilih kunci jenis gembok. Salah satunya adalah ukurannya harus tepat. Selama ini yang sering terjadi, banyak orang yang tidak sadar atau tidak mengetahui bila kunci gembok yang mereka gunakan punya ukuran yang salah dan tidak tepat.

Ukuran gembok yang tepat harus bisa sesuai dan pas dengan lubang serta kedalamannya. Pada umumnya bagian shackle atau batang yang melengkung yang ada di bagian atas gembok ukuran panjangnya tidak pas dengan kekuatan cengkeramnya sehingga kunci gembok tersebut tidak bisa berfungsi dan terkunci secara maksimal. Akibatnya jika ada orang yang punya maksud tidak baik gembok tersebut bisa dibongkar secara paksa dengan mudah.

Agar tampilannya bisa menarik dan terlihat matching, memilih kunci gembok harus disesuaikan dengan konsep dan gaya arsitektur rumah serta pagarnya. Jika menerapkan desain klasik, maka kunci gembok yang digunakan juga harus dipilih yang gaya desainnya sama. Demikian pula bila rumah tersebut memakai gaya modern atau minimalis, gemboknya juga punya desain yang tidak berbeda.

Gembok untuk rumah yang memakai gaya minimalis serta modern, paling cocok menggunakan kunci yang terbuat dari bahan baja dan diberi lapisan dari chrome. Sedangkan untuk rumah gaya klasik dan etnik, lebih bagus memakai bahan baja warna hitam atau diberi lapisan dari kuningan. Tidak peduli meski ukurannya hanya kecil saja, namun sebaiknya tetap menerapkan konsep yang sama.

Jika keadaan memungkinkan, jangan memilih gembok yang terbuat dari logam besi biasa. Sebab gembok yang memakai bahan ini mudah berkarat dan rusak. Sistem kaitnya juga kurang begitu kuat sehingga lebih mudah dirusak atau dibuka secara paksa jika ada orang yang ingin masuk ke dalam rumah tanpa ijin.

Lebih bagus memilih kunci gembok yang terbuat dari bahan baja atau kuningan. Dua jenis bahan ini lebih kuat dan tidak mudah mengalami pengkaratan. Untuk perawatannya agar tidak mudah rusak dan awet digunakan, setiap satu bulan sekali bisa diberi cairan WD40. Cara memakainya dengan sistem semprot. Tapi jika sedang tidak ada WD40, memakai minyak pelumas biasa atau oli sudah cukup.

Selain itu agar praktis penggunaannya, pilih gembok yang sistem kerjanya lebih sederhana tapi tidak mudah dibongkar paksa. Lebih bagus lagi jika mau menerapkan sistem master key. Yaitu suatu sistem yang hanya menggunakan satu kunci saja namun bisa digunakan untuk membuka dan menutup beberapa gembok sekaligus. Jadi kita tidak perlu menyimpan anak kunci dengan jumlah yang cukup banyak.

Bila ingin yang lebih praktis lagi, bisa menggunakan kunci gembok yang sistem penguncian dan bukanya memakai nomor. Namun pada umumnya kunci ini kurang begitu awet dan sistem untuk perawatannya juga agak ribet. Apalagi jika pengguna lupa nomor yang harus diputar dan gembok tersebut sudah terlanjur terkunci. Hal ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri. Jadi kunci ini lebih cocok digunakan untuk orang yang daya ingatnya lebih tinggi.

Sumber gambar : http://engravingconnectionstore.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Perlunya Jasa Kontraktor dalam Merenovasi Rumah Tips Merancang Taman Tropis di Hunian Perkotaan 
 Kelebihan dan Cara Memilih Atap Polycarbonate Desain Unik Meningkatkan Value Investasi Rumah Anda 
  Mengapa Desain Arsitek Kebanyakan “Biasa-Biasa” Saja? Tips Cara Membuat Walk in Closet di Rumah 
 Pondasi Rumah Unik di Taman Mekarsari Bogor Menciptakan Suasana Terang di Ruang Tamu Gaya Bali 
 Dekorasi Kamar Mandi Termewah Memilih Cat Kusen Pintu dan Jendela 
 Mempercantik Ruang Dengan Kaca Patri Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar 
 Membuat Cor Beton Untuk Rumah Tumbuh Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor 
 Interior Paling Eksentrik Sedunia Membuat Desain Kursi Taman yang Modern dan Unik 
 Perbedaan Desain Istana di Eropa dan Asia Membuat Kursi Unik Cantik Multiguna 
 Jenis-jenis Dynabolt dan Fungsinya Tips Membeli Perumahan Murah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker