Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Memperbaiki Dinding Retak Dengan Sistem Injeksi

Memperbaiki Dinding Retak Dengan Sistem Injeksi

Salah satu cara untuk memperbaiki dinding yang retak yaitu dengan menggunakan sistem suntik atau lebih dikenal dengan nama sistem injeksi. Namun sebelum proses perbaikan yang memakai sistem ini dilakukan sebaiknya dilakukan pengecekan lebih dulu apakah jenis kerusakan yang muncul pada pada retak dinding tersebut. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kesalahan dalam proses perbaikannya.

Karena memperbaiki dinding retak dengan sistem injeksi hanya bisa diaplikasikan pada jenis retak yang halus atau rambut dan terjadi pada bagian strukturnya. Jika retaknya hanya ada pada bagian permukaannya saja, lebih baik memakai sistem yang lain karena lebih praktis dan mudah.

Sistem injeksi ini dipakai untuk memperbaiki element atau dinding yang retak di bagian dalam dan tidak bisa dijangkau jika menggunakan sistem perekatan biasa. Bahan yang digunakan untuk melakukan injeksi adalah epoxy resin. Bahan ini punya sifat yang encer sehingga lebih mudah dimasukan ke dalam celah atau lubang retakan. Cara memasukannya menggunakan alat sejenis pompa yang diberi tekanan.

Sebelumnya proses penginjeksian dilakukan, harus dibuat lubang lebih dulu menggunakan jarak tertentu. Lubang ini berfungsi sebagai jalan atau akses bagai cairan injeksi agar bisa masuk ke dalam bagian celah yang rusak atau retak. Lalu bagian dinding lain yang juga retak diberi lapisan plester atau penutup agar tidak ada yang bocor. Setelah itu pompa ditekan dan bahan injeksi dimasukan ke dalam celah atau lubang retak sampai penuh.

Tanda sudah penuh adalah bagian lubang yang lain akan ikut terisi dan ada bahan injeksi yang mengalir serta keluar. Metode seperti ini bisa diaplikasikan pada retak dinding yang kecil namun punya ukuran yang cukup dalam dan menimbulkan rongga-rongga pada dinding meski tidak terlihat dari luar.

Cara memasukan bahan injeksi ke dalam dinding ini bisa menggunakan dua cara. Yang pertama yaitu ujung pipa pompa dimasukan dalam lubang retak atau nipple menggunakan ukuran jarak sekitar sepuluh hingga limabelas sentimeter pada garis retak kemudian diberi perekat epoxy. Setelah itu dibuatkan celah yang bentuknya seperti huruf ‘V'. Ukuran lebarnya adalah kurang lebih sekitar duapuluh millimeter pada garis retakan. Agar tidak ada kotoran dan debu yang masuk ke dalam lubang, pakai alat penghisap atau vacum cleaner untuk membersihkannya.

Adapun cara yang kedua, bersihkan lebih dulu permukaan yang ada di daerah lubang retakan kemudian diberlu lapisan sealant. Setelah itu buatlah lubang menggunakan mesin bor. Lubang ini gunanya untuk memasukan pipa atau selang pompa. Jika pipa masuk beri pelindung perekat atau paking (gasket) dan celah atau lubang retak bisa diisi epoxy.

Alat pompa untuk melakukan injeksi ini bisa menggunakan pompa jenis hidrolik maupun pistol udara. Atau bisa juga menggunakan tabung yang biasanya dipakai untuk melalukan pengecatan. Yang harus diperhatikan adalah ketika melakukan tekanan pada mesin pompa harus dilakukan dengan hati-hati. Sebab jika tekanannya terlalu keras dan berlebihan justru akan membuat lubang atau retakan makin besar dan meluas. Apabila memakai alat kompresor, atur tekanan udaranya menggunakan ukuran tekanan empat bar.

Jika retakannya punya bentuk miring atau tegak, proses penginjeksian harus diawali dari bagian yang posisinya paling bawah atau rendah. kemudian lubang yang ada di bawah ini bisa langsung ditutup lalu proses penginjeksian dilakukan lagi hingga semua bagian lubang retat terisi semua oleh epoxy.

Sistem perbaikan dengan cara injeksi ini selain praktis dan tidak memerlukan waktu yang lama, biaya yang harus dikeluarkan juga sangat sedikit karena tidak perlu melakukan pembongkaran. Hasilnya juga lebih bagus dan kualitasnya bisa diandalkan asal menggunakan cairan injeksi yang kualitasnya juga baik.

Sumber gambar : http://indonetwork.co.id

 

 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan dan Cara Membuat dan Memasang Lantai Kayu Bundar Panorama Indah Landscape Villa di Bali 
 Arsitektur Tradisional Sasak di Lombok Hiasan Lampu Gantung Tercantik 
 Ide Menarik Membuat Hiasan Lampu Gantung dari Tali Patung dan Topeng Untuk Menghias Ruang 
 Hotel Pohon yang Unik di Malang Ide Menarik Desain Pot Untuk Taman Dalam Ruang 
 Bagaimanakah Cara Memilih Cat Rumah yang Tepat Menata Ruang Sempit? Kenapa tidak…? 
 Hindari Pemukiman Padat Dan Area Berbahaya Untuk Perumahan Rumah Gadang yang Unik dan Menarik 
 Ide Menarik Membuat Pagar dari Botol Bekas Menata Ruang Tidur Bernuansa Etnik 
 Jenis-jenis Tanah Kavling Trik Membuat Taman di dalam Ruang 
 Gedung Parlemen Paling Artistik Menghias Kaca Dengan Teknik Grafir dan Air Brush 
 Teknik Baru Pembuatan Wall Covering Keramik dan Kelebihannya Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker