Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Membuat Desain Ruko

Tips Membuat Desain Ruko

Rumah toko atau sering disingkat dengan ruko adalah bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk membuka usaha sekaligus dijadikan sebagai tempat tinggal. Bagian lantai atas untuk rumah tinggal sedangkan lantai bawah dipakai untuk berbisnis. Namun ada pula yang memakai tempat ini khusus untuk menjalankan kegiatan bisnis saja.

Saat ini ruko telah menjadi salah satu alternatif untuk membuka pusat atau komplek perniagaan selain pasar atau pertokoan biasa. Kenapa bisa disebut dengan komplek, karena ruko tidak hanya terdiri dari satu bangunan saja melainkan beberapa bangunan sekaligus. Jika berada di pinggir jalan, pemakaian nomornya juga selalu sama. Misalnya 15a, 15b, 15c, 15d dan seterusnya sesuai dengan jumlah bangunan yang dibuat.

Ciri lainnya, jika komplek ruko tersebut berada dengan satu komplek perumahan sekaligus maka konsep desain yang dibuat punya gaya arsitektur sama dengan bangunan rumah yang digunakan khusus untuk tempat tinggal saja. Jika menerapkan gaya klasik atau minimalis misalnya, maka ruko tersebut juga punya gaya yang tidak berbeda. Namun ada pula yang justru membuat konsep desain yang kontras dengan tujuan untuk memunculkan tampilan yang lebih menonjol.

Misalnya jika komplek perumahannya memakai desain klasik, rukonya justru memakai gaya modern atau minimalsi. Hal ini sah-sah saja. Namun yang jelas adalah prinsip utama pembuatan ruko selalu menerapkan konsep efisiensi. Oleh sebab itu membuat desain ruko harus selalu memperhatikan kaidah tersebut.

Selain itu pembuatan ruko juga harus memperhitungkan biaya yang harus dikeluarkan dengan cermat agar lebih ekonomis. Sebagaimana diketahui, lokasi ruko pada umumnya ada di pinggir jalan strategis atau di komplek perumahan namun selalu berada di bagian paling depan komplek tersebut. Sehingga pada nantinya harga jualnya selalu lebih tinggi. Namun pada sisi yang lain juga harus memperhitungkan agar nilai jual tersebut tetap bisa terjangkau oleh calon pembeli.

Jadi sebelum dibuat desainnya sebaiknya dilakukan lebih dulu analisa tapak. Fungsinya adalah untuk menentukan nilai atau harga jual ruko tersebut agar nilai dari beberapa bangunan yang ada bia dibandingkan dengan seksama. Hal ini terutama jika pembuatan ruko tersebut posisinya tidak memanjang ke samping, melainkan memanjang masuk ke dalam komplek. Sehingga nanti ada ruko yang posisinya berada di bagian paling depan dan lebih mudah terlihat tapi ada pula yang posisinya agak menjorok sehingga kurang terlihat.

Bagian yang harus mendapat perhatian ekstra adalah facade. Karena dari element inilah daya tarik utama bangunan ruko bisa muncul. Orang sering menandai sebuah komplek ruko dengan gaya atau tampilan yang hadir pada bagian dinding muka atau facade tersebut. Karena memang tidak ada element lain dari bangunan ruko yang bisa terlihat secara jelas dari arah luar kecuali facade.

Pada umumnya bangunan ruko terdiri dari dua atau tiga lantai. Sedangkan bentuk dasarnya yaitu balok yang diberi coak atau rongga di bagian tertentu. Munculnya coak ini menimbulkan akibat adanya perubahan massa yang baru berkonsep tiga dimenasi yang menerapkan sistem terasiring. Selain itu masing-masing ruko selalu ditandai dengan garis vertikal pada kolom. Jadi batas antar ruko tidak berupa dinding atau pagar melainkan garis vertikal itu sendiri.

Bisa dikatakan apabila dilihat secara menyeluruh bangunan ruko akan terlihat utuh sebagai pusat niaga yang menerapkan sistem cluster atau tidak memakai pagar pembatas baik antar rukonya sendiri maupun pada batas kompleknya. Dan pada umumnya ruko selalu menonjolkan ciri-ciri yang bernuansakan kehidupan masa kini yang modern meski bentuk bangunannya sendiri bisa menggunakan gaya klasik.

Terakhir adalah, bangunan ruko harus bisa menyediakan lahan untuk tempat parkir yang luas. Sehingga pengunjung yang ingin datang tidak akan kerepotan mencari tempat untuk meletakan mobil atau motornya.

Sumber gambar : http://indonetwork.co.id

 

 
Artikel Lainnya :
 Cara Sederhana Membuat Gantungan Korden Unik dari Batang Kayu Mengenal Sejarah Penggunaan Beton Bertulang 
 Rumah yang Menempel pada Dinding Trik Menjual Rumah Tanpa Perantara 
 Teknik Melakukan Pembongkaran Rumah Rumah Indah Bergaya Minimalis  
 Gedung Kantor Unik di Jakarta Kelebihan Rotan Sintetis dan Cara Memilihnya 
 Mengenal Jenis Batu Bata dan Cara Memilihnya Pengertian dan Cara Membuat Taman Air 
 Menciptakan Suasana Terang di Ruang Tamu Gaya Bali Desain Pintu Jendela Rumah Mediterania dan Tropis 
 Membuat Desain Sofa Cantik di Bawah Lantai Meletakan Benda Seni di Kamar Mandi 
 Tampilan Rumah yang Dingin Namun Segar Serta Romantis Aplikasi Arsitektur Bali Modern pada Bangunan Rumah 
 Masalah yang Sering Terjadi Pada Penggunaan Semen Teknik Pernis Ulang Pada Kayu 
 Perbedaan dan Persamaan Furniture Gaya Victoria dan Klasik Fungsi dan Jenis-jenis Batu Split 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker