Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Jenis-jenis Bambu Untuk Bangunan dan Fungsinya

Jenis-jenis Bambu Untuk Bangunan dan Fungsinya

Dibandingkan dengan kayu, bambu punya satu keunggulan yang sangat menarik terutama jika digunakan untuk membuat bangunan. Yaitu seratnya punya sifat yang lebih elastis dan sangat kuat menahan beban baik beban tekan dan tarik maupun beban lekuk atau beban geser sekalipun.

Meski belum ada penelitian yang lebih mendalam namun banyak yang meyakini apabila bambu bisa dijadikan sebagai bahan pengganti baja yang dipakai untuk membuat tulang beton. Namun tentu saja dengan catatan, bambu tersebut dipilih dari jenis tertentu dan punya kualitas utama yang lebih bagus.

Jenis-jenis bambu untuk bangunan sendiri sebenarnya ada berapa, tidak hanya terdiri dari satu macam saja. Misalnya bambu petung atau betung. Bambu jenis ini sering dipakai untuk membuat kolom struktur atau tiang penyangga. Namun ada pula yang menggunakannya untuk membuat reng dan usuk atap dengan cara dibelah.

Ukuran diameternya sendiri adalah sekitar empatbelas hingga duapuluh sentimeter jika sudah dewasa. Sedang panjang atau tingginya bisa mencapai duapuluh lima meter. Kelebihan dari bambu ini daging atau dindingnya punya ukuran yang paling tebal dibanding jenis bambu yang lain. Jenisnya sendiri juga masih terbagi menjadi dua sesuai dengan warna kulitnya yaitu bambu petung hijau dan hitam.

Kemudian ada bambu gombong atau andong yang punya nama ilmiah gigantochola verticillata. Jika bisa tumbuh secara normal, ukuran ketinggiannya dapat mencapai duapuluh meter dengan diameter sekitar sepuluh hingga duabelas senti. Tempat tumbuh yang paling cocok adalah daerah yang berhawa dingin dan lembab. Misalnya ditepian sungai atau danau.

Pembuat bangunan sering menggunakan bambu ini untuk membuat kuda-kuda. Namun ada pula yang memakainya untuk membuat konstruksi. Namun jika untuk membuat konstruksi hanya bisa diaplikasikan pada bangunan rumah sebab ukurannya lebih kecil dibanding dengan bambu jenis betung.

Jenis lainnya adalah bambu legi. Ukuran panjang atau tingginya dapat mencapai duapuluh enam meter dan ukuran diameternya sekitar sepuluh senti. Sedangkan daging atau dindingnya ukuran tebalnya antara enam hingga duapuluh millimeter. Tempat tumbuh yang cocok adalah daerah yang berada di sekitar nol hingga 700 meter dpl.

Jika digunakan sebagai bahan bangunan, lebih sering dimanfaatkan untuk membuat blandar atau gording. Namun ada pula yang memakainya sebagai bahan untuk membuat ornament interior misalnya penyekat ruang atau partisi dan sebagainya.

Selain itu masih adalah jenis bambu lain yaitu bambu tali atau apus. Tingginya adalah duapuluh meter dan diameter sekitar enam sentimeter. Jadi ukurannya memang agak kecil dibanding jenis bambu yang lain. Namun untuk ukuran antar ruasnya termasuk yang paling panjang karena bisa mencapai 45 hingga 65 sentimeter. Sedangkan ketebalan daginya adalah enam hingga tigabelas millimeter.

Bambu ini lebih cocok digunakan untuk membuat reng. Atau bisa juga untuk membuat dinding. Jika dindingnya berada di luar ruang, maka disusun secara utuh atau hanya dibelah menjadi dua bagian saja. Namun jika berada di dalam ruang, bisa dibuat anyaman sehingga tampilanya jadi lebih menarik.

Yang terakhir adalah bambu hitam atau sering juga dinamakan dengan bambu wulung. Bambu ini lebih sering dijumpai di daerah Sumatera dan Jawa. Mungkin karena tanahnya lebih cocok untuk tumbuh tanaman ini. Ukuran tingginya sekitar duapuluh meter serta diameternya empat sampai sepuluh sentimeter.

Diantara beberapa jenis yang lain, bambu wulung punya tampilan yang paling menarik. Oleh karena itu bambu ini sering digunakan untuk membuat dinding baik yang berada di luar ruang atau di dalam ruang. Sistemnya juga tidak berbeda dengan bambu tali, dipasang secara utuh dan dibuat anyaman. Selain untuk membuat dinding, bambu ini juga bisa digunakan untuk membuat berbagai macam perabot atau furniture kecil yang tidak perlu menahan beban berat.

Sumber gambar : http://www.bamboobob.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Taman Cantik di Lahan Miring Lantai dan Dinding Rumah yang Bersih Mencerminkan Jiwa Pemilik Rumah 
 Teknik dan Cara Membuat desain Gapura Kampung Landscape Kolam Renang di Bali yang Indah 
 Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis 
 Menggunakan Kain Tradisional Untuk Menghias Ruang Merenovasi Hotel Tua dengan Konsep Desain Terkini 
 Menciptakan Keharmonisan Keluarga di Ruang Keluarga berukuran 9m2 Tips Dan Manfaat Membangun Rumah Panggung 
 Konsep Rumah Sehat Perlunya Jasa Kontraktor dalam Merenovasi Rumah  
 Membuat Meja Gelembung Sabun Gaya Desain Arsitektur Hotel dan Resort di Bali Menjadi Acuan Dunia 
 Persiapan Penting Sebelum Membangun Rumah 5 Langkah Mendekorasi Ruangan Menyambut Perayaan Hari Raya 
 Desain Interior Ruang Istana Maimun Rumah Minimalis di Atas Batu 
 Arsitektur Balaikota Paling Jelita Tips Membuat Desain Ruko 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker