Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Perbandingan Lapis Perekat dan Resap Pengikat Serta Teknik Pemasangannya

Perbandingan Lapis Perekat dan Resap Pengikat Serta Teknik Pemasangannya

Lapis perekat atau tack coats yaitu lapisan yang diletakan di bagian atas aspal atau lapisan beton. Sedangkan lapis resap pengikat diletakan di bagian atas pondasi agregrat. Lapis perekat dan lapis resap pengikat ini sering dipakai dalam proyek pembuatan jalan ukuran besar atau raya dengan tujuan untuk mendapatkan kualitas yang lebih bagus.

Pemasangannya bisa dilakukan bila permukaan lama sudah dibersihkan memakai alat kompresor atau sikat mekanik hingga tekstur perkerasan yang lama bisa terlihat dengan jelas. Antara lapis perekat dan resap pengikat punya beberapa perbedaan atau perbandingan yang cukup kentara.

Lapis perekat punya fungsi sebagai pemberi daya ikat antara lapisan lama dengan lapisan yang baru. Tempat untuk memasangnya ada di bagian permukaan aspal atau beton yang kondisinya dalam keadaan bersih dan kering. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah aspal emulsi yang punya sifat mudah menyerap atau aspal keras yang dicairkan menggunakan minyak dengan komposisi 25 hingga 30 berbanding 100. Untuk setiap satu meter perseginya dibutuhkan sekitar 0,15 hingga 0,50 liter.

Waktu peletakan atau penghamparan pada lapis perekat ini ada dua cara. Yang pertama adalah waktu proses pengeringan sedang berlangsung. Sedang cara kedua yaitu menunggu lebih dulu sampai pengeringan lapis perekat selesai, baru kemudian dilakukan penghamparan campuran aspal. Dalam prakteknya metode yang pertamalah yang lebih sering digunakan.

Sedangkan lapis resap pengikat, bahan yang dipakai untuk membuatnya yaitu aspal pen 80/100 atau pen 60/70 dan dicairkan menggunakan minyak. Untuk lapisan pondasi jalan kelas A setiap satu meter perseginya membutuhkan sekitar 0,4 hingga 1,3 liter. Sedangkan pondasi tanah semen membutuhkan antara 0,2 hingga 1 liter untuk setiap satu meter persegi.

Jika proses pengeringan yang berlangsung selama empat hingga enam jam, bahan pengikat ini harus bisa meresap atau masuk di dalam lapisan pondasi. Kadangkala lapis resap pengikat dapat memunculkan pelelehan atau bleeding dan menyebabkan terjadinya bidang yang bergeser. Untuk menghindari masalah ini bisa diberi taburan pasir.

Adapun fungsi dari penggunaan lapis resap pengikat antara lain adalah untuk memberi daya ikat yang lebih kuat antara campuran aspal dengan pondasi agregrat. Selain itu lapis resap juga dapat mencegah terjadinya pelepasan butiran pada pondasi agregrat yang dilewati kendaraan berat tapi belum diberi lapisan dari campuran aspal.

Bahan ini juga bisa menjaga lapisan pondasi agregrat dari perubahan cuaca terutama ketika hujan sedang turun. Air hujan yang jatuh ke jalan tidak bisa masuk dalam lapisan pondasi. Karena jika terlanjur masuk bisa mengakibatkan struktur jalan menjadi rusak.

Teknik pemasangan antara lapis perekat dan lapis resap perekat secara garis besar adalah sama. Alat yang digunakan yaitu asphalt distributor yaitu semacam truk atau kendaraan berat lain yang punya kelengkapan berupa pompa dan alat penyemprot. Kadangkala truk ini juga dilengkapi alat lain berupa mesin pemanas. Tujuannya yaitu untuk menjaga agar suhu aspal selalu dalam kondisi yang stabil. Selain itu ada juga alat semprot tangan yang namanya hand sprayer. Gunanya adalah untuk menjangkau bidang-bidang sempit dan kecil yang tidak bisa dicapai oleh mesin semprot biasa.

Sebelum proses pengerjaan dimulai, daerah atau bidang yang akan disemprot harus dibersihkan lebih dulu agar tidak ada debu dan kotoran lain yang menempel. Debu ini bisa membuat lapisan perekat tidak bisa melekat dengan erat. Lalu asphalt distributor dikalibrasikan mulai dari sudut nosel, ukuran ketinggian dan kecepatan laju kendaran semua harus distel dengan baik.

Demikian pula dengan ketinggian mesin penyemprot harus bisa diatur dan diselaraskan dengan jarak nosel. Tujuannya agar bisa melakukan penyemprotan secara tumpang tindih dua atau tiga kali sekaligus. Sehingga hasil penyemprotan bisa merata di sepanjang ruas jalan.

Sumber gambar : http://www.ite.org

 

 
Artikel Lainnya :
 Mencari Persewaan Alat Konstruksi dan Bangunan Kelebihan Shower Screen Dan Teknik Memilihnya 
 Memfungsikan Ruang Bagian Bawah Tangga Bangunan Indah di Gua Sunyaragi Cirebon Jawa Barat 
 Meredam Kebisingan Untuk di Rumah Pinggir Jalan Lampu Dinding Bergaya Gunungan Jawa Untuk Hiasan Interior 
 Desain Interior Ruang Perjanjian Linggarjati Paduan Kuning Merah Rumah Kayu di Jawa Barat 
  Mencari Arsitek Landscape/Lanskap di Bali? Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi 
 Tips Membeli Rumah Pasangan Muda Mengenal Jenis-jenis Plafon 
 Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya Keindahan Arsitektur Gedung Sate di Bandung Jawa Barat 
 Membuat Kolam di Ruang Gazebo Bergaya Bali Desain Unik Meningkatkan Value Investasi Rumah Anda 
 Desain Atap Bertingkat Rumah Villa Gaya Bali Rumah Unik Berdinding Kaca dan Kayu 
 Kelebihan dan Cara Memilih Furniture Dari Logam Desain Interior Ruang Istana Maimun 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker