Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Pemanfaatan Material Bangunan sebagai Penahan Radiasi Panas Matahari

Pemanfaatan Material Bangunan sebagai Penahan Radiasi Panas Matahari

Iklim di Indonesia adalah iklim tropis yang memungkinkan untuk mendapatkan paparan sinar matahari sepanjang tahun, walaupun mungkin pada saat itu adalah musim penghujan. Daerah tropis terkenal dengan kelembapan yang tinggi selain paparan sinar ultraviolet sepanjang hari. Selama kurang lebih hampir 12 jam sehari kita mendapatkan paparan sinar matahari dari sisi Timur ke sisi Barat, begitu pula sebaliknya. Pada sisi-sisi inilah bangunan banyak menerima paparan sinar matahari kurang lebih selama 12 jam/hari.Jika perancangan bangunan dengan orientasi yang kurang diperhitungkan dan tanpa adanya unsur untuk mencegah radiasi matahari, serta penggunaaan komponen yang kurang sesuai membuat bangunan tidak dapat menahan paparan radiasi matahari sehingga mengakibatkan bangunan menjadi panas dan tidak sejuk untuk ditempati.

Apalagi jika Anda menggunakan material yang tebal dan massif yang tidak sesuai sehingga hanya akan menyerap kalor saja, untuk kemudian dilepaskan ketika lingkungan menjadi dingin. Hal ini mengakibatkan panas pada ruangan sehingga suhu menjadi tinggi. Inilah yang mengakibatkan pemanasan bumi dan menjadikannya pemanasan mikro sehingga dampaknya adalah mengakibatkan terjadinya global warming.

Hal yang patut duperhatikan dalam hal ini adalah penggunaan material sebagai penahan radiasi matahari, dan bagaimana solusi desain agar kita dapat meminimalisir terjadinya panas pada bangunan yang mendapatkan paparan sinar matahari yang banyak. Kita akan mengenal beberapa material bangunan dan menggunakan secondary skin . Desain ini akan menghambat penyerapan panas atau kalor dari sinar matahari.

Indonesia Negara Tropis

Negara yang terletak di daerah tropis seperti Indonesia, memiliki keunikan dan kekhasan yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain yang letaknya berjauhan dengan garis khatulistiwa. Dengan luas lautan yang lebih dari 70% daerah daratan maka Indonesia memiliki iklim tropis yang kaya akan uap air, sehingga mengakibatkan iklim menjadi iklim tropis yang lembab.Hal ini membuat bangunan di daerah tropis lembab seperti Indonesia harus memiliki desain tersendiri.

Radiasi Sinar Matahari pada Bangunan

Karena terjadinya sebuah proses bernama therrmonuklir pada matahari, maka mengakibatkan kita mengenal kata radiasi matahari. Perlu Anda ketahui bahwa energi yang terdapat pada sinar matahari adalah energi dengan gelombang elektromagnetik yang tinggi. Pada spektrum matahari terdapat dua jenis gelombang yaitu sinar matahari dengan gelombang pendek dan sinat matahari dengan gelombang yang panjang. Perlu Anda ketahui, bahwa komponen sinar matahari yang masuk ke bumi tidak hanya cahayanya saja, namun juga kalor dan panas yang terbawa.

Pada bangunan di daerah tropis, maka sinar matahari akan memaparkan panasnya selama 12 jam dan membuat sisi bangunan pada bagian timur dan barat terpapar sinar. Karena itulah pada dinding ini, kalor terserap sepanjang hari, dan kemudian dilepaskan saat suhu udara menjadi dingin dan lebih sejuk. Kalor ini akan dilepaskan ke dalam dan ke luar bangunan.

Perlunya Secondary Skin untuk Menahan Paparan Radiasi

Untuk mengindari paparan radiasi pada bangunan, maka para ahli menganjurkan untuk membuat secondary skin atau kulit kedua pada bangunan. Konsep ini terilhami dari kulit manusia yang memiliki kulit ari pada bagian luar untuk menahan paparan radiasi sinar ultar violet. Bagitu pula dengan pakaian yang merupakan penahan panas dan cuaca dingin. Fungsi secondary skin ini bisa dibuat dengan material bahan yang dapat menahan radiasi matahari seperti bambu, rotan, anyaman, kaca buram, alumunium foil sampai tumbuhan rambat yang dapat dipelihara pada fasad bangunan untuk menghindari radiasi yang terjadi pada paparan matahari.

 
Artikel Lainnya :
 Desain Atap Unik Dari Toraja Mendesain Ruang Untuk Membaca dan Perpustakaan 
 Jenis Kabel yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Konsep Konstruksi Rumah Kayu dan Bambu 
 Patung Terbesar di Dunia Teknik Menempatkan Kaca atau Mirror 
 Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar Arsitektur Istana Paling Megah di Dunia 
 Memilih Lukisan dan Benda Seni Lain Untuk Hiasan Interior Mengolah Ruang Keluarga Agar Lebih Fungsional dan Cantik 
  Jangan Takut Biaya Arsitek Mahal, Ukur Budget Pembangunan Rumah Anda Rumah Panggung yang Modern dan Unik 
 Cara Membuat Taman Tangga Eksterior Menata Ruang Unfinished 
 Ide Menarik Membuat Hiasan Interior dari Kardus Bekas Teknik Merawat Tanaman Rambat 
 Rumah Bundar Dari Kayu Kreasi Tempat Tidur Unik Dari Bali 
 Sawah Bali untuk Landscape Villa Trik Mengontrakan Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker