Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Membuat Dinding Batu Bata yang Baik

Tips Membuat Dinding Batu Bata yang Baik

Batu bata merupakan salah satu jenis material atau bahan bangunan yang dibuat dari bahan tanah liat dan dicetak memakai ukuran dan standar tertentu lalu diproses dengan cara dibakar. Biasanya bahan ini digunakan sebagai material utama untuk membuat dinding, pagar maupun beberapa element yang lain. Dinding tersebut bisa berada di luar ruang dan dalam ruang.

Meski merupakan jenis pekerjaan yang terlihat sederhana, namun kenyataannya banyak tukang atau kita sendiri yang ketika membuat dinding dari bahan ini hasilnya jadi tidak bagus bahkan bisa dikatakan sangat jauh dari nilai sempurna. Agar dapat membuat dinding batu bata yang baik dan kualitasnya lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai bahan acuan dan rekomendasi.

Pertama ketika mau memulai pekerjaan ini, lebih dahulu membuat gambar atau shop drowing dinding. Dari shop drowing ini dapat ditentukan atau terlihat secara pas dan tepat bagian mana saja yang akan diberi lubang untuk memasang pintu, jendela atau alat ventilasi udara. Demikian pula dengan ukuran lubangnya bisa ditentukan dalam waktu yang bersamaan.

Apabila belum mengetahui dan paham teknik pemasangan batu bata yang baik, dapat melakukan percobaan lebih dulu. Caranya yaitu dengan memakai bahan dari potogan kayu yang bentuk dan ukurannya sama persis dengan batu bata yang asli. Adapun bahan perekatnya bukan semen dan pasir, namun cukup dengan kapur saja. jadi ketika sudah terlihat pas, dapat mengerjakan secara langsung. Namun jika terjadi kesalahan bisa dibongkar dengan mudah dan melakukan percobaan lagi hingga hasilnya bisa makin sempurna.

Jika sudah bisa menggunakan batu bata, pilihlah yang kualitasnya bagus dan tidak mudah rusak atau mengalami kerapuhan dan pecah. Teknik dan cara memilih batu bata yang kualitasnya baik dan bagus sudah pernah diulas dalam situs ini. Buka saja artikel tersebut agar dapat penjelasan yang lebih lengkap dan detail.

Hanya saja yang perlu diingat adalah, apabila dinding yang dibuat tersebut akan diberi lapisan plester dan aci, sebaiknya memilih jenis batu bata yang teksturnya lebih kasar. Karena batu bata jenis ini bisa menghasilkan ikatan yang lebih kuat. Tapi untuk dinding ekspose, tentu lebih baik jika memilih batu bata yang pada bagian sisinya terlihat lebih halus dan padat karena tampilan dinding tersebut juga akan tampak lebih rapi dan indah.

Lalu untuk mengontrol kedataran dan ketegakan dari masing-masing susunan bisa menggunakan kayu jedar, waterpass dan benang ukur. Hal ini harus dilakukan dengan tingkat ketelitian yang tinggi karena jika ada bagian dinding yang miring bisa membuat tembok menjadi mudah retak atau pecah-pecah.

Selain itu dinding yang miring bisa menimbulkan pemborosan pada penggunaan semen dan pasir yang dipakai sebagai bahan untuk membuat lapisan plester atau penutup. Dan yang lebih penting lagi, dinding tembok yang miring bisa mengurangi kekuatannya dalam menahan beban. Jika hal ini terjadi tentu bisa menimbulkan akibat yang sangat fatal dan membahayakan penghini rumah.

Adonan atau adukan untuk membuat dinding dan memasang batu bata juga harus diperhatikan. Sebab hal ini juga punya pengaruh yang sangat besar terhadap kualitas dan kekuatannya. Adapun komposisi yang paling tepat adalah satu untuk semen dan enam untuk pasir. Beberapa orang ada yang menggunakan perbandingan satu dan lima atau empat untuk menghasilkan dinding yang lebih kuat. Tapi biaya yang harus dikeluarkan jadi makin besar sebab penggunaan semennya jadi lebih banyak.

Kemudian untuk pekerjaan membuat lapisan penutup dinding atau plester, sebaiknya tidak usah dilakukan seketika setelah pemasangan batu bata selesai dikerjakan. Lebih baik menggunakan tenggang waktu atau jeda beberapa hari dulu. Tujuannya adalah agar adonan untuk memasang batu bata bisa mengering dan menjadi kuat. Jika pemlesteran dilakukan lebih cepat justru dapat mengakibatkan dinding mudah mengalami peretakan.

Sumber gambar : http://basictextures.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Ciri Taman Rumah yang Menggunakan Gaya Eropa dan Mediterania Rumah Berdinding Kaca dan Batu 
 Cara Mengurus Sertifikat Tanah Wakaf Gaya Arsitektur Luar Biasa pada Rumah Kayu 
 Ide Menarik Membuat Desain Kursi Goyang Mengenal Desain Gaya Oriental 
 Memadukan Konsep Tradsional dan Modern Rumah Betawi Rumah Tua yang Anggun 
 Tiang Miring Untuk Memperluas dan Mempercantik Bangunan Tips Membuat Desain Ruko 
 Alasan untuk Melakukan Renovasi Raja Ampat - Papua, Prospek Eco-Tourism Masa Depan 
 Menjadikan Atap Sebagai Point of View Ide Menarik Membuat Lemari Rak Dari Rotan 
 Gapura Keraton Cirebon yang Menggunakan Gaya Majapahit Kelebihan dan Teknik Memilih Furniture Multifungsi 
 Memasang dan Memilih Roster Ide Menarik Membuat Tangga Dari Batu Bata 
 Tips Renovasi Rumah Tips Desain Plafon Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker