Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Nilai Moral, Estetika dan Filosofi dalam Membangun Sebuah Rumah

Nilai Moral, Estetika dan Filosofi dalam Membangun Sebuah Rumah

Membangun sebuah rumah memerlukan perencanaan yang matang dan baik. Oleh karena itu seseorang tidak dituntut untuk dapat membangun rumah saja, namun juga dituntut untuk dapat mengutamakan berbagai nilai yang ada dalam proses membangun rumah. Seseorang yang membangun rumah berarti dia mempunyai sebuah tanggung jawab untuk lingkungannya, demikian juga dengan membawa beberapa unsur yang lainnya seperti unsur estetika dan unsur filosofi.

Sebuah bangunan yang indah tidak hanya mengedepankan nilau estetika saja, tapi juga memiliki nilai moral bagaimana sebuah bangunan juga sesuai dengan kebudayaan yang bekembang di masyarakat tersebut. Begitu pula dengan nilai estetika dari sebuah rumah, sebuah rumah yang baik tidak mengesampingkan estetika, estetika berarti keindahan. Keindahan dalam membangun rumah juga penting dan layak untuk diwujudkan secara nyata. Unsur filosofi biasanya berkaitan dengan adanya intervensi budaya pada sebuah bangunan, aplikasi seperti adanya simbol, ornamen, dan desain tertentu pada sebuah rumah sangat erat kaitannya dengan budaya yang mewakili rumah tersebut.

Arsitektur dan Membangun Rumah

Pada sebuah bangunan seseorang dituntut untuk mewujudkan dengan memenuhi kaidah-kaidah arsitektur. Lalu apakah sebenarnya arsitektur itu sendiri?

Arsitektur adalah proses perencanaan dan pemikiran yang dikerjakan secara sadar oleh manusia untuk mewujudkan sebuah bangunan, ataupu rumah tinggal.Arsitektur berada pada seni dan teknologi yang daling melengkapi satu dengan yang lainnya sehingga kita menyadari bahwa arsitektur tidak akan pernah lepas dari unsur seni yang ada.

Nilai Estetika

Dalam membincangkan apa itu estetika kita tidak akan pernah lepas dari perbincangan tentang budaya. Ibarat sebuah nyawa, estetika adalah nyawa dari sebuah karya, dalam hal ini adalah karya arsitektur yang menjadi fokus perbincangan. Pada perkembangan lanjut tentang estetikan, kita akan banya membicarakan bgaimana masyarakat menilai sebuah estetika itu sendiri.

Nilai keindahan sebenarnya tidak memiliki ukuran tertentu dan bebas dari segala rumusan. Namun pada sebuah bangunan wujud estetika akan tampak pada kehormonian yang teraplikasikan dalam berbagai desain dan gaya. Adanya beberapa aspek seperti keindahan dalam membingkai harmoni dan proporsi, kesenangan pada adanya korelasi yang positif tentang arti efisiensi dan kenyamanan, kesukaan atau delight yang menonjolkan pada aspek selera. Unsur seni dan estetika pada sebuah bangunan tidak hanya akan terlihat pada ornamen dan ragam hias yang terpasang namun juga pada desain yang ada pada bangunan tersebut. Estetika akan semakin berkembang dan berevolusi sesuai dengan permintaan dan tren yang ada di masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak desain arsitektur berkembang dan berproses sesuai dengan zamannya. Seringkali sebuah desain rumah akan digemari pada suatu zaman namun pada suatu ketika akan ditinggalkan.

Nilai Filosofi

Sebuah rumah adalah aplikasi dari unsur-unsur filosofi yang dianut oleh seseorang dan diaplikasikan dalam sebuah ornamen, ragam hias, ataupun desain. Rumah tradisional biasanya kental oleh unsur filosofi. Rumah tradisional kaya akan unsur ornamen dan ragam hias serta desain yang memiliki simbol-simbol tertentu. Beragam ornamen hias akan mewakili unsur filosofi tertentu dari beragam kebudayaan. Seperti ukiran yang terpahat di dinding, dan ornament yang terpampang pada desain rumah. Beragam ornament ini terkadang mewakili sebuah legenda, cerita, dan hal-hal yang banyak mengandung makna filosofi lainnya.

Demikianlah unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah rumah dan bangunan. Anda akan mendapati bahwa sebuah rumah yang indah adalah rumah yang kaya akan unsur filosofi, estetika, dan nilai moral.

 
Artikel Lainnya :
 Desain Hotel Paling Artistik Membuat Taman dengan Aneka Pohon Sayur dan Buah 
 Tips Cara Membangun Rumah Kayu Yang Ideal Fasad Indah Keraton Yogyakarta 
 Menghilangkan Suara Gaung dan Gema di Ruang Metode Membuat Taman Kering 
 Memilih dan Menggunakan Keramik Corak Ukiran Suku Asmat yang Eksotis 
 Raja Ampat - Papua, Prospek Eco-Tourism Masa Depan Cara membuat Dipan Portable Dari Kayu dan Rotan 
 Rumah Bergaya Spanyol Rumah Berdimensi Tiga Garis Horizontal 
 Ide Menarik Memperindah Gazebo Dengan Roda Kereta Keuntungan dan Ide Membuat Meja dari Velg Sepeda 
  Mengapa Desain Arsitek Kebanyakan “Biasa-Biasa” Saja? Warna Interior Rumah Hitam Putih Nan Abadi 
 Interior Kapal Pesiar Termasyur Fungsi dan Cara Memilih Besi Wiremesh 
 Rumah Villa Bernuansa Sejuk di Bogor Jawa Barat Memilih Warna Cat 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker