Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ?

Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ?

Membincangkan tentang rumah tentu tak lepas dari konsep dan gaya arsitektur. Perkembangan dunia arsitektur memang luar biasa memberi pengaruh kepada konsep dan gaya bangunan, termasuk diantaranya adalah rumah tinggal.

Rumah tinggal adalah tempat pertama dalam pengembangan kehidupan. Rumah tinggal dibangun dalam sebuah lingkungan yang asri, sehat, serasi, aman dan bergaya, memiliki fungsi sangat penting dalam meningkatkan kenyamanan serta keamanan tinggal seluruh anggota keluarga.

Begitu pentingnya arti sebuah rumah, karena muara kita adalah disana. Rumah mencitrakan siapa penghuninya. Anda yang memiliki pribadi modern, dinamis, sibuk, dan simpel mungkin akan cenderung memilih konsep modern dalam membangun rumah, juga untuk ciri khas bangunannya, tidak banyak membutuhkan ornamen, namun maksimal dalam fungsi dan ruang. sedangkan Anda yang memiliki kepribadian lebih unik, sedikit konservatif namun tetap modern, menghargai simbol-simbol dan elemen ruang, mungkin akan cenderung untuk memilih dan membangun rumah dengan konsep dan gaya pos-modern.

Dua konsep dalam arsitektur ini, telah banyak mempengaruhi perkembangan konsep rumah yang Anda lihat di dunia, saat ini Anda mungkin banyak melihat rumah dengan konsep modern minimalis, namun beberapa kali Anda juga takjub dengan rumah berkonsep post-modern yang unik. Sebenarnya dimana letak perbedaan dua konsep yang amat berpengaruh dalam perkembangan dunia arsitektur ini? Secara sederhana kami akan menguraikan keunikan dua konsep arsitektur ini kepada Anda, sehingga akan dapat menilai konsep mana yang sesuai dengan kepribadian Anda.

Rumah dengan Konsep Modern

Arsitektur yang memiliki konsep modern cenderung meminimalkan ornamen atau menghilangkannya sama sekali, serta maksimal dalam ruang dan fungsi.Karena inilah dalam konsep arsitektur modern fungsi lebih diutamakan dalam memilih bentuk, ukuran, serta material-bahan. Aristektur modern mulai berkembang pesat di dunia sejak tahun 1900-an, hal ini disebabkan karena kemajuan dalam bidang teknologi sehingga manusia cenderung lebih menyukai sesuatu yang bersifat lebih ekonomis, simpel, mudah, dan indah.
Dasar-dasar dari konsep arsitektur modern sendiri adalah seperti dibawah ini.

 

  • Bentuk protes terhadap konsep arsitektur yang lama dan mendahuluinya
  • Memiliki prinsip bahwa material-bahan serta fungsi adalah hal yang sangat menentukan kualitas suatu bangunan
  • Meniadakan unsur ukiran ataupun bordiran dalam sebuah bangunan
  • Format serta detil banguanan tidaklah penting atau perlu, sehingga menyederhanakan bangunan lebih diutamakan
Dengan prinsip-prinsip utama tadi banyak bangunan termasuk rumah dibangun dengan konsep arsitektur modern, tentu saja dengan penyesuaian pada teknologi terkini, budaya, wawasan, serta tren yang disukai.

"Bentuk mengikuti fungsi" inilah salah satu dasar dalam pengembangan konsep desain arsitektur modern, sehingga kita biasanya akan mendapati rumah berkonsep arsitektur modern dengan beberapa ciri dibawah ini.

Rumah dengan konsep arsitektur modern biasanya memiliki jendela besar dan tinggi yang mendominasi bangunan, disertai dengan lis plang beton yang memanjang, serta kanopi yang cenderung menjorok ke depan sehingga terlihat menonjol dari luar bangunan.Bentuk masa rumah modern biasanya didominasi dengan dekorasi yang simpel dan elegan, seperti garis-garis vertikal, horizontal, dan diagonal.

Desain Interior pada rumah modern biasanya ditata dengan ornamen yang praktis dan sederhana, langit-langit tinggi, serta dominasi void yang lega pada ruang-ruang publik sehingga memberi kesan yang luas dan lapang.

Ruang pada rumah modrn tentu saja memiliki ciri praktis, efisien, dan mementingkan fungsi. Sehingga  cenderung transparan, saling terhubung, serta hanya dibatasi perantara desain intior yang tidak masiv.
Rumah dengan Konsep Post Modern

Konsep arsitektur post modern merupakan bentuk kritikan terhadap konsep arsitektur modern yang dinilai "tidak manusiawi" dan banyak menghilangkan unsur-unsur simbol, dekoratif, maunpun tradisional. Konsep post modern memberikan ruang dan keleluasaan untuk berbagai macam rancangan yang diabaikan oleh konsep modern karena dianggap tidak fungsional dan praktis. Dengan demikian, bisa kita katakan bahwa konsep post modern "lebih memanusiawikan" sebuah bangunan dengan berbagai ekspresi yang ingin disuguhkan oleh penghuni.

Pada masyarakat Indonesia rumah dengan konsep post modern dirasa lebih tepat untuk mewakili cirri sosial, budaya, serta keragaman yang ada. Misalnya rumah dengan konsep Jawa yang dibangun modern, namun disertai dengan berbagai ornament bentuk dan fungsi yang detail sehingga kesan tradisional dan luwes lebih terasa. Pada desain rumah modern hal ini tidak akan bisa diwujudkan karena mengedepankan fungsi serta meminimalkan ornament.

Rumah dengan gaya Romawi, Mediterania, Jawa, bahkan Bali yang dibangun modern namun masih mengedepankan unsur-unsur simbolis, dekoratif, dan kreatif adalah contoh-contoh rumah yang berkonsep post modern. Namun, tidak hanya bangunan dengan unsur simbol tradisional saja yang mewakili bangunan konsep post modern, bangunan yang memiliki kesan futuristik juga bisa disebut sebagai bangunan berkonsep post modern seperti "Pompidou Center" di Paris.

Demikian artikel dari Image Bali Arsitek dan Kontraktor , mudah mudahan bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua, silahkan hubungi kami untuk informasi desain rumah anda. Sampai jumpa di artikel berikutnya

 

 

 
Artikel Lainnya :
 Ide Menarik Membuat Hiasan Interior dari Kardus Bekas Keuntungan dan Cara Membuat dan Memasang Lantai Kayu Bundar 
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Pengertian dan Cara Membuat Taman Air 
 Rumah di Atas Air Terjun Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi 
 Membuat Aquarium Untuk Pemisah/Penyekat Ruang Peristiwa Alam yang Sering Memunculkan Masalah Pada Proyek Bangunan 
 Menjadikan Menara Sebagai Fasad Tips Membangun Rumah dengan Biaya Murah 
  Tips Untuk Menghemat Biaya Renovasi Murah Keuntungan Investasi Villa di Bali 
 Aneka Macam Cat Kayu Jenis-jenis Bambu Untuk Bangunan dan Fungsinya 
 Aplikasi Dua Warna Pada Dinding Sudut Menghadirkan Kesan Luas Pada Ruang Dengan Cat 
 Rumah Tropis yang Sejuk Tips Cara Membangun Rumah Kayu Yang Ideal 
 Atap Miring yang Unik di Museum Iptek Bandung Feng Shui dan Primbon dalam Membangun Rumah  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker